Category: Featured

  • Menko Polkam Djamari Chaniago Seolah Polisi Tidak Melakukan Apa Apa

    Menko Polkam Djamari Chaniago Seolah Polisi Tidak Melakukan Apa Apa
    Menko Polkam Djamari Chaniago membela Polri, menyatakan bahwa meskipun publik sering menganggap polisi tidak melakukan apa-apa,

    kenyataannya anggota telah bekerja keras siang malam, bahkan tidak cuti, untuk melayani masyarakat. Sorotan tajam masyarakat kerap mengabaikan dedikasi dan banting tulang aparat di lapangan.

    Berikut poin-poin penting terkait narasi tersebut:
    • Pembelaan Menko Polkam: Djamari menegaskan agar anggota Polri tidak berkecil hati atau kecewa atas anggapan publik dan meminta mereka membuktikannya dengan terus melayani.
    • Kinerja Dilapangan: Anggota polisi diklaim bekerja tanpa kenal cuti, termasuk saat hari raya, untuk menjaga keamanan.
    • Konteks Sorotan: Sorotan publik yang deras seolah polisi “tidak becus” atau “tidak bekerja” sering kali didasarkan pada ketidaktahuan atas upaya maksimal yang telah dilakukan.
    Pernyataan ini muncul sebagai upaya memberikan dukungan moral kepada institusi Polri di tengah ketatnya pengawasan masyarakat
  • Polda Metro Luncurkan Program FKPMS di 11 Sekolah untuk Cegah Perundungan

    Polda Metro Luncurkan Program FKPMS di 11 Sekolah untuk Cegah Perundungan

     

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meluncurkan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) pada Rabu (11/3/2026) di Jakarta sebagai upaya memperkuat pencegahan perundungan, deteksi dini, dan penyelesaian persoalan di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur kewilayahan, pihak sekolah, serta para pelajar, sebagai bentuk sinergi bersama guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di lingkungan sekolah.

    Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa sekolah dan madrasah merupakan tempat tumbuhnya generasi penerus bangsa yang harus dijaga agar tetap aman, tertib, nyaman, dan kondusif. Launching FKPMS ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan di lingkungan pendidikan, mulai dari perundungan, kekerasan, pelecehan, tawuran, pengaruh negatif media sosial, hingga perilaku menyimpang akibat tekanan sosial. Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya juga menangani sekitar 2.706 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Jakarta, sehingga perlindungan terhadap anak dinilai masih menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan terpadu.

    “Kehadiran FKPMS merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemitraan antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat. Forum ini dihadirkan sebagai wadah komunikasi, koordinasi, serta pemecahan masalah secara cepat dan tepat, guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

    Melalui forum tersebut, komunikasi antarunsur sekolah, orang tua, masyarakat, dan kepolisian diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat dikenali sejak awal, dipetakan dengan baik, dan ditangani secara cepat serta tepat. Kapolda Metro Jaya juga menekankan pentingnya peran para wakil kepala sekolah bidang kesiswaan serta para ketua OSIS dari SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se-Jakarta Pusat dalam membangun budaya sekolah yang sehat, disiplin, serta bebas dari kekerasan, perundungan, dan penyalahgunaan narkoba. Selain peserta yang hadir secara langsung, kegiatan ini juga diikuti oleh 11 sekolah melalui Zoom Meeting sebagai embrio pembentukan FKPMS di wilayah Jakarta. Langkah tersebut diharapkan dapat diperluas dan ditiru oleh sekolah-sekolah lainnya sebagai upaya bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

    “Dengan adanya embrio FKPMS di 11 sekolah, kami berharap forum kemitraan ini dapat terus dikembangkan di wilayah Jakarta dan menjadi model kolaborasi yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lainnya. Polda Metro Jaya akan terus mendukung langkah-langkah preventif dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional demi terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

    Launching FKPMS diharapkan menjadi awal dari kerja bersama yang lebih nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman dan berkelanjutan. Ke depan, forum ini diharapkan mampu menghadirkan peta kerawanan sekolah, jalur komunikasi yang jelas, ruang konseling dan penyelesaian masalah, serta keterlibatan aktif seluruh unsur terkait. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan, sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat dan upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

  • Untuk Cegah Perundungan di Sekolah, Kapolda Metro Jaya Luncurkan Program FKPMS di 11 Sekolah

    Untuk Cegah Perundungan di Sekolah, Kapolda Metro Jaya Luncurkan Program FKPMS di 11 Sekolah

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meluncurkan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) pada Rabu (11/3/2026) di Jakarta sebagai upaya memperkuat pencegahan perundungan, deteksi dini, dan penyelesaian persoalan di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur kewilayahan, pihak sekolah, serta para pelajar, sebagai bentuk sinergi bersama guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di lingkungan sekolah.

    Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa sekolah dan madrasah merupakan tempat tumbuhnya generasi penerus bangsa yang harus dijaga agar tetap aman, tertib, nyaman, dan kondusif. Launching FKPMS ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan di lingkungan pendidikan, mulai dari perundungan, kekerasan, pelecehan, tawuran, pengaruh negatif media sosial, hingga perilaku menyimpang akibat tekanan sosial. Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya juga menangani sekitar 2.706 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Jakarta, sehingga perlindungan terhadap anak dinilai masih menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan terpadu.

    “Kehadiran FKPMS merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemitraan antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat. Forum ini dihadirkan sebagai wadah komunikasi, koordinasi, serta pemecahan masalah secara cepat dan tepat, guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

    Melalui forum tersebut, komunikasi antarunsur sekolah, orang tua, masyarakat, dan kepolisian diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat dikenali sejak awal, dipetakan dengan baik, dan ditangani secara cepat serta tepat. Kapolda Metro Jaya juga menekankan pentingnya peran para wakil kepala sekolah bidang kesiswaan serta para ketua OSIS dari SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se-Jakarta Pusat dalam membangun budaya sekolah yang sehat, disiplin, serta bebas dari kekerasan, perundungan, dan penyalahgunaan narkoba. Selain peserta yang hadir secara langsung, kegiatan ini juga diikuti oleh 11 sekolah melalui Zoom Meeting sebagai embrio pembentukan FKPMS di wilayah Jakarta. Langkah tersebut diharapkan dapat diperluas dan ditiru oleh sekolah-sekolah lainnya sebagai upaya bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

    “Dengan adanya embrio FKPMS di 11 sekolah, kami berharap forum kemitraan ini dapat terus dikembangkan di wilayah Jakarta dan menjadi model kolaborasi yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lainnya. Polda Metro Jaya akan terus mendukung langkah-langkah preventif dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional demi terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

    Launching FKPMS diharapkan menjadi awal dari kerja bersama yang lebih nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman dan berkelanjutan. Ke depan, forum ini diharapkan mampu menghadirkan peta kerawanan sekolah, jalur komunikasi yang jelas, ruang konseling dan penyelesaian masalah, serta keterlibatan aktif seluruh unsur terkait. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan, sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat dan upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

  • Berkat BNN Lab Narkoba Sindikat Rusia di BaliTerbongkar Dan Hampir 8 Kg Party Drug Disita 

    Berkat BNN Lab Narkoba Sindikat Rusia di BaliTerbongkar Dan Hampir 8 Kg Party Drug Disita

     

    Sinergi BNN , Imigrasi Dan Bea Cukai Ungkap Laboratorium Narkotika Ilegal Milik WNA Rusia Di Bali

    Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan Bea Cukai, Imigrasi, dan Polda Bali berhasil mengungkap pabrik rahasia (clandestine lab) narkotika jenis mephedrone atau party drug di sebuah vila di Kawasan Gianyar, Bali. Sebanyak 2 warga negara asing (WNA) asal Rusia telah diamankan.

    Kepala BNN Suyudi Ario Seto mengatakan pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif sejak Januari 2026. Tim gabungan akhirnya melakukan penindakan pada Kamis (5/3) di Vila Lavana De’Bale Marcapada, Blahbatuh, Gianyar.

    Kedua pelaku diketahui sempat menyewa 2 vila lain dengan lama waktu 1 bulan sebagai tempat penerimaan paket-paket bahan dan peralatan clandestine lab dari marketplace oleh tersangka ST. Setelah terkumpul, tersangka NT selaku ‘koki’ mulai memproduksi di Villa Lavana. NT juga tak pernah tinggal menetap selain untuk produksi, namun juga menyewa vila-vila lain.

    Dari hasil penggeledahan di beberapa lokasi tersebut, petugas berhasil menyita berbagai barang bukti narkotika jenis mephedrone padatan sebanyak kurang lebih 644 gram dan dalam bentuk cairan sebanyak 7.250 mililiter, sehingga total berat bruto menjadi 7.894 gram (7,8 kg).

    Ada pula berbagai prekursor atau bahan baku padatan sebanyak 2.600 gram (2,6 kg) dan cairan sebanyak 219.780 mililiter (219,7 kg) total berat bahan baku mencapai 223,3 kg yang diduga kuat digunakan untuk memproduksi mephedrone.

    Fakta bahwa laboratorium kembali ditemukan di Bali dan dijalankan oleh warga negara asing menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi target pasar dan produksi narkotika bagi jaringan internasional. Pengungkapan ini merupakan komitmen BNN RI untuk melindungi masyarakat dari bahaya narkoba dengan melakukan penindakan di hulu (preventive strike) sebelum narkoba beredar di masyarakat.

    Atas perbuatannya, para tersangka kini terancam hukuman pidana mat1, atau pidana penjara paling lama 20 tahun. Dari operasi ini, BNN berhasil menyelamatkan lebih ari 31.576 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.

    Apresiasi setinggi-tingginya untuk BNN atas keberhasilan mengungkap kasus tersebut. Langkah tegas ini menjadi bukti nyata komitmen dalam memutus jaringan peredaran narkotika dan melindungi generasi bangsa.

    #bali #bnn

  • Kapolda Sumsel Pimpin Apel Pagi dan Pemeriksaan Senpi Personel di Mapolda Sumsel

    Kapolda Sumsel Pimpin Apel Pagi dan Pemeriksaan Senpi Personel di Mapolda Sumsel

    Palembang – Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho memimpin langsung apel pagi personel di Lapangan Apel Mapolda Sumsel, Senin (9/3/2026).Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pemeriksaan senjata api (senpi) beserta kelengkapannya guna memastikan kesiapsiagaan dan kedisiplinan personel dalam pelaksanaan tugas.

    Apel pagi yang dimulai pukul 08.00 WIB itu diikuti oleh seluruh pejabat utama, perwira menengah, perwira pertama, hingga personel Bintara, Tamtama, dan PNS di lingkungan Polda Sumsel. Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan komandan satuan kerja kepada Pamenwas, dilanjutkan dengan masuknya Kapolda Sumsel selaku perwira pengambil apel, menyanyikan lagu Mars Polri, penghormatan, laporan Pamenwas, pembacaan doa, serta arahan dari Kapolda Sumsel kepada seluruh peserta apel.

    Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menekankan pentingnya kedisiplinan, profesionalisme, serta kesiapan personel dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    Setelah apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan arahan Wakapolda Sumsel Rony Samtana terkait partisipasi personel dalam memberikan dukungan melalui fitur like dan komentar pada aplikasi Police-Tube sebagai bagian dari optimalisasi media internal Polri.
    Selanjutnya, Irwasda Polda Sumsel Feri Handoko Soenarso memberikan arahan terkait pemeriksaan senjata api beserta kelengkapannya. Pemeriksaan tersebut dilaksanakan oleh Subbid Propam Polda Sumsel guna memastikan seluruh senjata dinas digunakan sesuai prosedur serta dalam kondisi aman dan lengkap.

    Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan sampel gudang senjata di Ditreskrimum Polda Sumsel. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel #humaspolri #kapoldasumsel

    @prabowo @gibran_rakabuming @listyosigitprabowo @shandinugroho95 @divisihumaspolri

  • Kapolda Sumsel Dan Gubernur Sumsel Melaksanakan Pengecekan Jalur Tol Kapal Betung

    Kapolda Sumsel Dan Gubernur Sumsel Melaksanakan Pengecekan Jalur Tol Kapal Betung

    Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Sandi Nugroho, melaksanakan pengecekan jalur Tol Kapal Betung pada pukul 10.00 WIB dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran pada Operasi Ketupat 2026.Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru serta sejumlah pejabat dari instansi terkait.

    Dalam kegiatan ini, Kapolda Sumsel bersama rombongan melakukan survei langsung terhadap kondisi jalur tol yang menjadi salah satu akses utama arus mudik di wilayah Sumatera Selatan. Peninjauan dilakukan mulai dari Talang Kelapa – Musi Landas – Rest Area – Jembatan Musi V – Kramasan – hingga Kayu Agung.

    Kapolda Sumsel menjelaskan bahwa pengecekan ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur jalan, kelayakan jalur, serta fasilitas pendukung, termasuk rest area dan titik-titik strategis yang berpotensi menjadi pusat kepadatan kendaraan selama periode mudik.

    “Pengecekan ini merupakan bagian dari langkah kesiapan kita dalam menghadapi arus mudik Lebaran melalui Operasi Ketupat 2026. Kami ingin memastikan seluruh jalur yang akan dilalui masyarakat berada dalam kondisi aman, layak, dan siap digunakan,” ujar Kapolda Sumsel.

    Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

    “Melalui koordinasi dan kerja sama yang baik antar instansi, kami berharap pelaksanaan pengamanan mudik tahun ini dapat berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, lancar, dan nyaman,” tambahnya.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel #humaspolri kapoldasumsel

    @prabowo @gibran_rakabuming @listyosigitprabowo @shandinugroho95 @divisihumaspolri @polisi_indonesia

  • Seskab Teddy Dinilai Berani Pasang Badan Jelaskan Kebijakan Presiden Prabowo

    Seskab Teddy Dinilai Berani Pasang Badan Jelaskan Kebijakan Presiden Prabowo


    Peran Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dinilai semakin menonjol di tengah derasnya kritik publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah pengamat menilai Teddy tampil di garis depan untuk menjelaskan arah kebijakan pemerintah sekaligus menegaskan bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap kritik dari masyarakat.

    Pengamat komunikasi politik sekaligus Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, menyebut Teddy menunjukkan keberanian politik dengan tidak mengambil jarak dari polemik kebijakan. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan fungsi strategis Seskab sebagai penghubung antara Presiden dan publik, terutama saat muncul perdebatan tajam di ruang publik.

    Igor mencontohkan ketika program Makan Bergizi Gratis menjadi sorotan publik. Dalam situasi tersebut, Teddy tampil memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat mengenai tujuan dan arah kebijakan pemerintah. Sikap ini dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman sekaligus menjaga agar visi Presiden tidak terdistorsi oleh berbagai narasi yang berkembang.

    Lebih jauh, Igor menilai komunikasi aktif yang dilakukan Teddy mencerminkan peran Seskab tidak hanya sebatas administratif, tetapi juga strategis dalam memastikan pesan kebijakan Presiden tersampaikan secara jelas kepada masyarakat. Di tengah tekanan kritik publik, kehadiran figur yang mampu menjelaskan visi Presiden secara langsung dinilai menjadi elemen penting untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.

     

     

  • Terjang Banjir Sedalam Satu Meter, Tim SAR Brimob Yon C Pelopor Evakuasi Warga Duren Villa Ciledug

    Terjang Banjir Sedalam Satu Meter, Tim SAR Brimob Yon C Pelopor Evakuasi Warga Duren Villa Ciledug


    TANGERANG KOTA — Respon cepat ditunjukkan oleh Tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dalam menghadapi musibah banjir yang melanda kawasan Ciledug, Tangerang Kota. Di bawah guyuran sisa hujan, tim bergerak cepat menyelamatkan warga yang terjebak di dalam hunian mereka.

    Aksi Cepat di Titik Banjir

    Menerima laporan masyarakat pada pukul 07.30 WIB, tim yang dipimpin langsung oleh Ipda M. Adi Mulyono segera meluncur ke lokasi kejadian. Sebanyak 12 personel berkekuatan penuh diterjunkan ke Perumahan Duren Villa, yang menjadi salah satu titik terdampak paling parah.

    Kondisi di lapangan menunjukkan tantangan yang cukup berat bagi petugas:

    Ketinggian Air: Mencapai 1 meter (setinggi pinggang orang dewasa).
    Warga Terdampak: Sebanyak 180 Kepala Keluarga (KK) merasakan dampak langsung luapan air.
    Pengungsi: Hingga saat ini, 80 jiwa telah berhasil dievakuasi ke titik aman.
    Bahu Membahu Melakukan Evakuasi

    Menggunakan perahu karet dan perlengkapan SAR lengkap, para personel Brimob menyisir tiap gang di perumahan untuk memastikan tidak ada warga, terutama lansia dan anak-anak, yang tertinggal di dalam rumah yang terendam.

    “Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Saat ini tim masih tetap tergelar di lapangan untuk bersiaga dan memberikan bantuan logistik maupun evakuasi lanjutan,” ujar Ipda M. Adi Mulyono di sela-sela giat evakuasi.

    Situasi Terkini

    Hingga berita ini diturunkan, personel Batalyon C Pelopor masih bersiaga di lokasi. Selain mengevakuasi warga ke tempat pengungsian, petugas juga membantu mengamankan barang-barang berharga milik warga serta memantau debit air yang masih fluktuatif.

     

     

  • UNGKAP CLANDESTINE LABORATORY DI BALI, BNN AMANKAN DUA WN RUSIA

    BNN ungkap laboratorium produksi narkoba milik WN Rusia di Bali

    GIANYAR, balipuspanews.com – Pabrik narkoba atau yang akrab disebut Clandestine Laboratorium Narkotika berhasil dibongkar tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Bea Cukai di salah satu villa di Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 01.00 dini hari. Dalam penggerebekan itu, tim mengamankan seorang perempuan asal Rusia berinisial NT,30.

    Menurut informasi, penggerebekan itu dipimpin langsung oleh Kombes Pol Lilik Tribhawono. Penggerebekan itu berlangsung dengan pengamanan ketat melibatkan pihak Desa serta Kepala Lingkungan.

    Yang menarik, di vila tersebut ditemukan berbagai jenis bahan kimia dan peralatan yang digunakan untuk memproduksi narkotika sintetis. Salah satu temuan utama berupa cairan bahan kimia yang disimpan dalam sejumlah jerigen di kamar NT.

  • Polri Gandeng Mandiri, BRI, BNI, dan BTN Salurkan KUR untuk Petani Jagung

    Polri Gandeng Mandiri, BRI, BNI, dan BTN Salurkan KUR untuk Petani Jagung

    Polri Gandeng Mandiri, BRI, BNI, dan BTN Salurkan KUR untuk Petani Jagung

    Kapolri menggandeng Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN menyalurkan KUR bagi petani jagung untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan.–

     

    Polri Gandeng 4 Bank Himbara Salurkan KUR untuk Petani Jagung, Target Putus Rantai Tengkulak

    Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengambil langkah strategis untuk memperkuat ekonomi petani dengan menggandeng empat bank milik negara dalam program penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani jagung.

    Program ini diharapkan mampu membantu petani memperoleh akses permodalan yang sehat sekaligus memutus ketergantungan terhadap tengkulak.

    Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Polri dan empat bank Himbara, yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN, yang dilaksanakan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (7 Maret 2026).

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan Polri dalam melindungi ekosistem ekonomi petani, khususnya petani jagung, agar memiliki akses permodalan yang lebih adil dan berkelanjutan.

    Menurut Kapolri, selama ini banyak petani yang terjebak dalam praktik tengkulak melalui sistem ijon atau harga beli hasil panen yang tidak menguntungkan.

    Dengan adanya dukungan pembiayaan dari perbankan, petani diharapkan dapat menjalankan usaha pertanian secara mandiri.

    “Dengan adanya KUR dari bank-bank Himbara, petani dapat memperoleh modal kerja yang lebih sehat. Selain itu, dengan Bulog sebagai offtaker, hasil panen petani juga memiliki kepastian pasar,” ujar Kapolri saat meninjau kegiatan tanam jagung serentak di kawasan Indralaya Indah, Ogan Ilir.

    Dalam skema kerja sama tersebut, Perum Bulog berperan sebagai pembeli hasil panen jagung petani, sehingga petani tidak lagi bergantung pada tengkulak dalam menjual hasil produksinya.

    Dengan adanya jaminan pasar tersebut, petani dapat memperoleh harga jual yang lebih stabil dan menguntungkan.

    Kapolri menegaskan bahwa Polri tidak hanya terlibat dalam pendampingan kegiatan tanam, tetapi juga turut memastikan kesejahteraan petani melalui berbagai program dukungan ekonomi.

    Melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan, Polri memberikan rekomendasi kepada petani atau kelompok tani yang dinilai layak untuk mendapatkan akses pembiayaan KUR dari perbankan.

    Sementara itu, peran pengawasan di tingkat lapangan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas yang bertugas mendampingi para petani serta memantau perkembangan usaha pertanian.

    Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah.

    Kapolri menyebutkan bahwa kesejahteraan petani memiliki kaitan erat dengan stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.

    “Jika petani sejahtera, maka stabilitas ekonomi masyarakat juga akan terjaga. Pada akhirnya, kondisi tersebut akan berdampak positif terhadap stabilitas keamanan,” kata Kapolri.

    Kerja sama antara Polri dan bank-bank Himbara ini direncanakan berlangsung selama tiga tahun. Selama periode tersebut, jajaran kepolisian di daerah akan berperan sebagai penghubung antara petani dengan pihak perbankan.

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho yang turut mendampingi Kapolri dalam kegiatan tersebut menyatakan bahwa jajaran Polda Sumsel siap mengawal pelaksanaan program tersebut hingga ke tingkat desa.

    Menurutnya, seluruh jajaran Polres hingga Polsek akan berperan aktif memastikan penyaluran bantuan permodalan tersebut tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan oleh petani.

    “Polda Sumsel siap mendukung program ini agar dapat meningkatkan produksi jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Sumatera Selatan,” ujar Kapolda.

    Selain itu, peran Bhabinkamtibmas juga akan dioptimalkan dalam mendampingi kelompok tani agar mampu memanfaatkan program KUR secara efektif.

    Kehadiran aparat kepolisian di tingkat desa diharapkan dapat memberikan pendampingan sekaligus memastikan transparansi dalam pelaksanaan program.

    Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa program ini merupakan implementasi langsung dari arahan Kapolri kepada seluruh jajaran kepolisian daerah.

    Ia menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Kami akan memastikan seluruh kelompok tani binaan di wilayah Polda Sumsel mendapatkan informasi dan pendampingan terkait program KUR ini,” kata Nandang.

    Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat membantu petani memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah, sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

    Dengan adanya dukungan pembiayaan, jaminan pasar dari Bulog, serta pendampingan dari Polri, para petani jagung diharapkan dapat menjalankan usaha pertanian secara lebih mandiri.